Selasa, 7 Disember 2010

SaBaR



Allah rindu mendengarkan
Rintihanmu berpanjangan
Bersyukurlah dan tabahlah menghadapi
Segala ujian diberi
Maka bersyukurlah selalu


Apabila seseorang ditimpa kesakitan,maka berkatalah dia.."oh,alangkah indahnya kehidupan jika aku sihat"...Apabila seseorang itu ditimpa musibah,maka berkatalah dia.."kenapalah aku yang terpaksa mengalami semua ini"....Apabila seseorang ditimpa kesedihan,maka katanya..."argh....aku tak sanggup hadapinya lagi"...

sudah cukup rasanya 3 situasi yang sering kita dengar dari sahabat-sahabat kita dan mungkin kita sendiri....hurrrmmmm....untuk itu sy rasa tergerak hati untuk menulis sesuatu tentang sabar ini...mencari-cari yang terselindung disebalik ma'nanya sabar....

sering kita ungkapkan...."sabarlah dik..ada hikmahnya disebalik semua kejadian ini"...atau.."sabarlah diri,ada kemanisan dipenghujungnya"...2 contoh yang boleh sy jadikan untuk memujuk diri sendiri atau diri orang lain....tapi,disini sy ingin lontarkan persoalan...sesabar manakah kita untuk menghadapi situasi yang begitu memayahkan...mungkin bagi orang lain,mereka akan berkata..."alah,perkara macam tu(merujuk kepada situasi yang dialami) dah biasa terjadi."..ataupun..."rileks rr...takkan itu pun nak sedih"....wah2..hebat benar kata-kata pujukan sahabat kita....mungkin ada yang terpujuk,namun mungkin ada yang makin bersedih dengan kata-kata tersebut....tapi.beberapa perkara perlu kita,awak atau sy yang perlu berikan perhatian.....

Apakah anda mempunyai penyelesaian yang lain selain daripada bersabar?dan apakah kita mengetahui senjata lain selain daripada kesabaran dalam menghadapi persoalan hidup?

kita ikuti kisah ini>>>suatu ketika seorang tokoh menghadapi pelbagai musibah yang datang silih berganti di dalam hidupnya dan juga berbagai kesulitan yang berlumba untuk menghancurkannya.setiap kali selesai daripada sesuatu kesulitan,kesulitan yang lain pula datang mengunjungi.Meskipun demikian,ternyata ia mampu menepis segala kesulitan itu dengan penuh kesabaran.dan menjadikan kepercayaannya terhadap Allah sebagai perisai diri daripada kehancuran.

Ketika beberapa orang sahabat menziarahi Abu Bakar Radhiayallahu 'anhu yang sedang berbaring sakit,para sahabat berkata padanya:"Apakah perlu kami panggilkan seorang tabib untuk mengubatimu?"Jawab Abu Bakar Radhiallahu 'anhu:"seorang tabib telah memeriksaku".Para sahabat pun bertanya:"Apakah yang telah dikatakan olehnya?".Jawab Abu Bakar Radhiallahu 'anhu:"Inni faa'alun lima uriid" yang bermaksud(Sesungguhnya aku boleh melakukan apa sahaja yang aku mahu).

Bersabarlah!Akan tetapi bahawasanya anda tidak mampu bersabar,kecuali atas taufiq dan hidayah Allah.

Demikianlah yang dilakukan oleh orang-orang yang mulia dan terhormat itu dalam berjuang melawan setiap dugaan dan mencampakkan semua kesulitan hidupnya terkapar di tanah.

"...sifat sabar itu perlu diletakkan pada diri kita dengan melihat semua ujian itu hanyalah datang dari Allah untuk sementara waktu sahaja. Ia merupakan satu tarbiyyah dariNya untuk menjadikan kita semakin merapatkan diri kepadaNya.Kesabaran ini menuntut kita agar"bertahan" dari sesuatu yang kita ingini....sebagai contoh(contoh lagi...perlukan bukti bukan?).....suatu hari kita berjalan-jalan di bandar...tiba-tiba tergerak hati kita untuk masuk ke kedai kain,yang pastinya kain-kain tersebut memukau pandangan mata...erm...kemudian,berkenanlah kita pada sehelai kain tersebut..dalam ribuan kain-kain yang tersusun indah...kita memilih kain yang berbunga merah dan berlatarkan putih...akan tetapi,harganya tidak mampu untuk kita miliki,lantaran wang tidak mencukupi di saat itu....lalu,apa yang boleh kita lakukan...amik free?.....boleh ke?...rase2nye kalau nak free macam tu,kena jadi menantu tokei kedai lah....nak curi?...kalau mengikut hukum hudud dan disabitkan kesalahan..kene potong tangan tau...sanggup ke?...nak tawarkan harga?...hurm....dari harga rm 100 nak tawarkan rm 50...rasanye tokey kedai kain tu takkan bagi punya...cayalah,mereka pun berniaga....so,ape yang kita perlakukan....tak lain dan tak bukan...kita perlu bersabar dan bersabar....bersabar mencari kain lain yang hampir sama dengan yg tadi ataupun bersabar tunggu ada sale atau diskaun...kedua-duanya memerlukan kesabaran.....~kenapalah saya bagi contoh kain plak ni....hehehehe,sebab situasi begini sering berlaku di kalangan orang perempuan)..memilih yang berkenan di hati dalam beribu kain yang dihidangkan di hadapan mata....datang yang lebih cantik,kalau hati kata berkenan,orang lain kata apa pun memang dah tak jadi dah....~kita sedang berbicara tentang sabar,bimbang terpesong tajuk~....

kembali meneroka alam nyata...cuba kita tanya diri kita sendiri.....sabarkah kita dengan masalah yang dihadapi?...sabarkah kita,melawan hawa nafsu,yang sy yakin kadang-kadang menguji keimanan diri...sabarkah kita pada kerenah duniawi yang semakin menyesakkan fikiran dan meresahkan hati?...sabarkah kita pada kerenah orang-orang di sekeliling kita,huh!!?...sabarkah kita pada kerenah keluarga kita?..sabarkah kita pada kerenah anak-anak kita(w/pun belum mempunyai anak tapi sy sering bertanya pada diri?)..sabarkah kita pada kerenah anak-anak didik kita?..(terbukti kesabaran apabila melalui 3 kali praktikum...)...sabarkah kita pada sikap suami kita..(oppps,sy belum bersuami,jadi sy belum tahu,sesabar mane sy?)....sabarkah kita,pada kerenah isteri kita?..(Ditujukan kepada kaum adam)...semuanya akan terbukti apabila kita menghadapi situasi tersebut,oleh itu,pada ketika itu..anda tanyalah diri anda sendiri...usah menunding jari kepada orang lain..kerana kita juga sama dengan orang lain...yang bezanya keadaan dan situasi sahaja....

pelbagai persoalan telah sy kemukakan....jawapannya ada pada diri sendiri....bersabarlah sebagaimana kesabaran orang yang yakin akan datangnya pertolongan Allah....walaupun keinginan kita adalah sehelai kain....yakinlah sebagaimana orang yang mengharapkan pahala dan orang yang mengharapkan terhapusnya dosa...Bersabarlah mungkin anda menghadapi pelbagai persoalan hidup dan menghalangi perjalanan yang akan anda tempuhi..Sesungguhnya pertolongan akan datang setelah kesabaran,kelapangan akan datang setelah kesusahan dan kemudahan akan datang setelah kesulitan...~yakinlah dan teruslah tersenyum dalam kesabaran~(^__^)

Perasaan sedih dan hampa yang ada pada diri kita itu tidak mengapa. Bersedihlah untuk hanya seketika waktu, menangislah sepuas-puasnya untuk anda beroleh kembali kekuatan jiwa. Tangisan merupakan satu senjata hebat bagi seorang wanita. Kepada Tuhanlah yang sepatutnya kita serahkan segala jiwa raga kita agar kita sentiasa dinaunginya. Makin banyak kita mengadu kepadaNya makin luas rahmatnya untuk kita.

اللهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ وَإِلَيْكَ الْمُشْتَكَى وَبِكَ الْمُسْتَعَان ولا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إلا بِكَ"

Sabda Rasulullah S.A.W. dalam sebuah hadis sohih yang berbunyi:

"Tidaklah dilanda seseorang mukmin itu dilanda kecemasan,kelelahan dan kesedihan,melainkan Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya"...


Ingatlah!!!!....kesedihan adalah antonim kegembiraan,sama juga dengan racun yang berantonimkan penawar....kesedihan itu perkara biasa bagi manusia...takkan kita dinamakan insan jika tiada perasaan sedih dan gembira....kadang-kadang kesedihan itu perlu agar kita sentiasa menginsafi...tidakkah hidup ini dinamakan sebagai pelangi kehidupan?!...yang hanya muncul setelah hujan.....(^___^)

`kekecewaan mengajar erti kehidupan,kita hanya pelakon dan hanya pemegang watak yang telah ditaklifkan sejak azali lagi...samada watak yang kita inginkan itu baik atau sebaliknya bergantung kepada diri sendiri...skripnya telah diaturkan untuk kita dan pengarahnya serta pembantu-pembantunya sentiasa ada untuk menilai sejauh mana keberkesanan lakonan kita di pentas dunia ini.....

Ibrah yang dilalui jadikan sebagai satu cabang kehidupan yang bakal kita melangkah di masa hadapan....

Sedikit renungan buat diri: ~merenung bayangan jauh...menatap pengertian...menyelam dasar persoalan...menyelongkar kemuncak maksud ~....inilah kata2 yang terbaik dapat saya ungkapkan tatkala menyiapkan entry mengenai “sabar” ..memerlukan research dan pembacaan...terasa berdebar juga melahirkan entry yang berbaur ilmiah begini....sebelum ini bentuk penulisan sy berkisarkan tentang pelajaran,kehidupan dan perasaan itu dan ini....huhuhu......jarang benar saya menulis sesuatu yang berilmiah...terasa terpanggil untuk menulis sesuau yang memberi manfaat kepada diri sendiri terutamanya dan kepada orang lain amnya...mengikut faisal tehrani seorang penulis yang hebat mengatakan bahawa untuk menghasilkan sesuatu penulisan yang baik,kita perlu banyak membaca....kata gurunya...membaca,membaca,membaca,membaca dan menulis....di dalam Al-Quran sendiri pun ada tertulis..

1. bacalah (Wahai Muhammad) Dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan (sekalian makhluk)...( Al-a'laq:1)

Bacalah....di sini dapatlah dirungkai dan ditafsirkan bahawa kita dituntut untuk membaca....

Berkali-kali sy menulis,kemudian berhenti...merewang ke blog-blog orang lain...terasa kagum dengan ilmu-ilmu yang mereka ada...dan saya?!....ilmu yang tak seberapa ni...terasa “rendah diri” untuk menulis....tapi sy gagahkan diri juga....saya perlu dan berani melangkah...yang penting usaha..belajar dari kesilapan,disamping itu juga saya juga berusaha utk mengkoreksi dan memperhalusi akhlak diri yang semakin hari semakin jauh tersasar....saya ada terjumpa sepotong ayat Al-Quran,yang membuatkan saya beristighfar beberapa kali...

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُون كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

2. Wahai orang-orang Yang beriman! mengapa kamu memperkatakan apa Yang kamu tidak melakukannya!

3. amat besar kebenciannya di sisi Allah - kamu memperkatakan sesuatu Yang kamu tidak melakukannya.

(as-saff:2-3)

Erm....sy hafal ayat ini utk memberi peringatan kepada diri,agar berwaspada dan berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu...dibimbangi akan jadi hipokrit..kata lain buat lain...wanauzubillahi min zalik..minta di jauhi segala keburukan....

Tiada ulasan:

Catat Ulasan